Sabtu, 04 Mei 2013

GEOLOGI SEJARAH

Geologi sejarah pada hakekatnya merupakan suatau ilmu yang mempelajari sejarah perkembangan bumi melalui kajian terhadap pembentukan batuan-batuan yang ada di bumi dalam kontek ruang dan waktu. Dengan demikian, maka geologi sejarah adalah menguraikan kapan suatui bahan batuan terbentuk(umur batuan), dimana batuan tersebut terbentuk(lingkugan pengedapan), dan proses-proses geologi apa saja yang telah terjadi pada batuan tersebut (gaya-gaya endogen dan eksogen) serta bagaimana kondisi batuan saat ini(proses-proses dan jentera geomorfik). Dengan kata lain, mempelajari geologi sejarah tidak lain adalah menguraikan tentang proses dan perkembangan cekungan, proses dan perkembangan tektonik, dan proses perkembangan bentang alamnya.
Sejarah geologi dibahas menurut urut-urutan waktu dari yang tertua ke yang paling muda disusun secara neratif dan pembahasan dari setiap jam yang meliputi; 1) proses sendimentasi yang bagaimana, dimana, dan membentuk apa; 2)proses tektonik apa yang mengikutinya, kapan, dan apa akibatnya; 3) proses geologi muda apa, bagaimana yang selanjutnya, kapan dan apa bentuknya.


1. Proses dan Perkembangan Cekungan (Sejarah Sendimentasi)
Proses dan perkembangan cekungan adalah suatau uraian tentang sejarah sendimentasi dari batuan-batuan yang diendapkan dalam satu cengkungan. Sejarah sendimentasi suatu cekungan dapat berupa perulangan dari proses transgensi  dan regirasi dari endapan batuanny dalam rentang waktu geologi tertentu.

2. Proses dan Perkembngan Tektonik(Sejarah Tektonik)
Proses dan perkembangan tektonik adalah uraian tentang sejarah kejadian tektonik dalam suatu cekungan yang menyangkut orgenesea (Pembentukan Pengunungan: perlipatan, pensesaran, dan atau aktivitas magnetis), yang melibatkan batuan-batuan yang ada dalam suatu cekungan dalam rentang waktu geologi.

3. Proses dan Perkembangan Bentang ALam(Paleogeografi)
Proses perkembngan bentangalam adalah uraian tentang sejarah perkembangan bentuk bentangalam dalam suatu cekungan, terdiri dari proses-proses geomorfologi(pelapukan, Erosi, sendimentasi), stadia erosi dan jentera(stadia) geomorfologi. Proses dan perkembangan bentangalam harus menjelaskan tentang proses-proses geomorfologi apa saja yanga terjadi dan jentera/stadia bentangalam. 

Berdasarkan ketiga proses tersebut diatas, maka sejarah geologi dari suatu wilayah harus mencakup penjelasan tentang: kapan (urut-urutan umur pembentukan batuan dalam suatu cekungan), apa (jenis litologi/batuan), dan dimana(pada lingkungan apa batuan tersebut diendapkan). Adapun proses dan perkembangan tektonik harus menjelaskan kapan(waktu terjadinya tektonik/orgenesa:perlipatan. patahan, aktivitas magnetis), apa(batuan apa saja yang mengalami perlipatan, pensesaran, ataupun penerobosan oleh intrusi). Disamping itu analisa mengenai arah gaya dan mekanisme struktur geologi merupakan unsur yang terpenting dari uraian pembentukan dan sejarah tektonik dari suatu wilayah. 

0 komentar:

Poskan Komentar